Selasa, 11 Agustus 2009

" ADA DOA UNTUK ANAKKU "

Besok siang, anakku tercinta tepat berusia 4 tahun. How amaizing! dia yang dulunya sangat mungil, lucu kini menjelma jadi jejaka cilik.........yang cerdas. Malam ini seperti biasa, ritual yang selalu mas dan ibun lakukan bertambah satu. Yaps, setelah bercerita dan membaca doa tidur kita sambung lagi dengan membaca doa syukur atas semua nikmat yang diberikan oleh Allah................
Bobo yang nyenyak anakku, mimpi yang indah....... esok pagi bersinarlah matahariku, seperti matahari yang selalu bersinar menyinari bumi.............



Selasa, 14 Juli 2009

PEMIMPI



Sebagai pemimpi yang banyak maunya.................now i'm start to writing he...he.. soalnya penasaran aja, kok aku nggak bisa buat sesuatu yang waoooo!
So jadilah tulisan-tulisan pendek yang masih sangat berantakan .
So my dear friend, kalau lagi libur gini kadang ide-ide itu muncul bak petasan, tapi bingung mau diapain.
Kadang aku punya ide untuk jadi ibu rumah tangga aja, namanya kerennya " working at home mom".
Lupakan pekerjaan kantor!
Lupakan ibun punya bos!
Lupakan jalanan jakarta yang macet!
Lupakan....lupakan.......!
Kadang aku punya ide untuk jadi pebisnis, Nama kerennya "busines women".
Mau bikin ini......
Mau bikin itu......
Mau jual ini........
Mau jual itu.......
Ah.....semua ide itu cuma berhenti di lingkaran kepalaku saja.........

Rabu, 10 Juni 2009

Sekolah yuuuuuu



Sekolah favorit………, pintarkah anak kita?

Hampir di setiap kota – kota besar terdapat sekolah favorit. Umumnya para orangtua akan berusaha secara maksimal agar anaknya dapat di terima sebagai siswa tersebut (termasuk aku) walau anakku masih balita, tapi cita-cita untuk menyekolahankan di sekolah yang terbaik sudah ada di otakku.

Kenapa ya, aku sangat cemas sekali dengan kondisi pendidikan saat ini. Aku sendiri saat ini sedang mengalami dilemma sebagai orangtua. Saat ini Argya sudah bersekolah di Playgroup dan sebentar lagi kenaikan kelas. Aku sebagai orangtua pastinya turut andil dalam memutuskan, apakah dengan umur 3,5 tahun sudah layak duduk di TK.A……….

Sibuklah aku dengan mencari-cari info, seberapa pentingkah anak sekolah, dan usia tepat untuk sekolah, hasil apa yang di dapat jika anak kita sekolahkan lebih dini. Setelah aku dapatkan semua info yang aku butuhkan akhirnya aku putuskan untuk konsultasi dengan gurunya daripada aku dengar omongan sana sini yang bikin tambah bingung. Ternyata hasilnya sama saja aku masih tetap bingung. Mau tak mau akhirnya aku menghadap ke kepala sekolahnya yang lebih berpengalaman dalam bidang pendidikan (setahu saya beliau juga dosen) . Tidak salah, saya bertemu dengan orang yang tepat, beliau begitu bijak dalam menjawab semua pertanyaan saya.

Bismillah, aku putuskan Argya tetap di playgroup. Pertimbangan yang cukup panjang bersama suamiku. Aku berharap ini adalah yang terbaik dan tidak ada faktor egoisme kami sebagai orangtua,Amin!

Oia, sebuah catatan saja ya…………….

“Sekolah yang bermutu adalah sekolah yang mampu mengasah anak bodoh menjadi anak yang sangat pintar”

Selasa, 09 Juni 2009

A HAPPY TIME TO SPEND

Lilypie - Personal pictureLilypie

Pengalamanku menjadi ibu sangatlah minim, tapi itu semua tidak mengurangi rasa yakin saya , kalau saya sanggup memberikan sesuatu yang sangat berharga untuk anakku. Ketika cuti terasa singkat, aku tidaklah harus merasa sedih. Yang aku lakukan adalah menabung ASI.
Semangat.........semangat............!
Tak terasa sudah ada 20 botol lebih yang terisi asi. Tentu saja ketika hari H itu tiba, aku sudah tak terlalu khawatir lagi. Di kantor aku tetap semangat memerah ASI, karna oleh-oleh yang setiap hari aku bawa, selalu di nanti-nantikan oleh Natha ku tersayang.
Oia, aku juga membuat note dengan versiku sendiri. Note tersebut kubuat dengan tulisan tanganku sendiri, penuh dengan warna sehingga yang membacanya senang dan akan selalu di ingat.
Note tersebut berisi cara-cara yang benar dalam menyajikan susu ASI. Info-info tersebut aku dapat dari buku, majalah
, tv dan tentu saja pengalaman pertamaku dulu.Sampai saat ini Natha masih menyusui dan aku kan memberikannya sampai ia berumur 2 tahun.
Anakku tersayang semua ini adalah hal yang terindah yang pernah ibunda lalui bersama kalian dan ibunda selalu bersyukur bahwa kalian ada di tengah-tengah kami. Doakan kami agar selalu dapat memberikan yang terbaik untuk kalian berdua. Amiiiin..........

Senin, 08 Juni 2009

NANJAK


Peduli alam,.........bersahabatlah dengan alam maka, alam akan menjadi sahabat manusia. Selemah apapun badan, sesibuk apapun pekerjaan, sejauh apapun perjalanan, semua itu membuat aku rindu untuk melakukan pendakian.
Perjalanan mendaki gunung kami hampir selalu mencapai puncak. Meski pernah dulu sekali naik ciremai namun tidak sampai puncaknya, dulu formasinya belum dengan suami tercinta, fuihhh!. Eh dua kali deh, ke gede juga pernah sekali nggak sampai atas.
Siang, pendakian ke gunung gede lewat cibodas. Pendakian kali ini menjadi bayangan besar buat aku, bagaimana seandainya tidak sampai ke puncak dan terpaksa harus berdiam diri di tengah perjalanan. Perjalanan kali ini kami membawa Om pras,notabene ini adalah perjalanan mendaki pertamanya. Alhamdullilah, berbekal senter, sedikit kekuatan, beberapa coklat dan permen akhirnya sampai juga.

..........." Woiii ada bonusss!!!,( jalanan mendatar)".

Akhirnya sampai juga di air terjun dari mata air panas, ada satu yang terlewatkan , yap kami lupa untuk mengabadikannya. Subhanallah airpanas yang sejak 5 atau 6 tahun yang lalu saya naik gunung gede sampai sekarang masih panas. Maha dasyat, canggih dan hebatnya termos air panas Allah!!!!
Pemandangan bukit , jurang, suara air mengalir dan suara burung selalu menemani kami terus hingga puncak gunung.
Puncak, sampai juga kami di kaki puncak setelah Mas Pram membawa dua cariel depan belakang, bravoooo!. Waktunya makan siang, di pinggiran kaki kawah, kami istirahat dan me recharge energi yang tersisa.
Perjalanan kami lanjutkan, ternyata masih panjang untuk menuju the real top of gede mountain. Waktunya photo-photo, tandanya kita dah sampai nih, Wooowww!!!
Setelah fakum selama 5 tahun, ternyata aku masih bisa dan masih di berikan kekuatan untuk menikmati hawa puncak gunung, aroma tanah basah, rintik hujan sampai derasnya guyuran hujan hemmmm nikmat!.
Ck...ck..ck.... kakiku melangkah tak karuan melewati rerumputan hijau. Di bawah langit yang berwarna biru, sebiru hatiku di sore itu, baru saja aku berniat menjemur slayer, tiba-tiba byurrr hujan turun lagi.
Kami lalui alun-alun surya kencana dengan ditemani rinai hujan dan petir yang saling sambar - menyambar. Aku lupa, berapa kilometer kami lalui itu semua, rasa cemas sempat melintas, bayangkan.......
Dingin, kabut tebal, derasnya hujan, petir, aliran air yang sangat kencang seakan kami sedang melintasi sungai, tak kan pernah ku lupakan........
Setiap perjalanan, aku selalu diberi pengalaman yang berbeda dan itu semua sungguh pengalaman yang menyenangkan dan seru.
Cukup lama kami turun dari kaki gunung putri, sekitar jam 8 kami turun dan kurang lebih jam 4.30 kami sampai di pos terakhir gerbang penanjakan jalur gunung putri.
Pulanggg,tiba di rumah di sambut oleh ke dua gundul kami.
Ohh, rindunya kami.......
Pegal melanda kami semua........

Minggu, 24 Mei 2009

Mari memberi warna pada jari


Wah wah partai-partai sudah mulai sibuk kembali. Waktu kampanye legislatif kemarin, aku sering merasa cengar cengir kalau sedang berada di jalan. Partai-partai itu lucu sekali, asyik mengaku - aku " aku pembela rakyat nomor wahid, pelindung anak-anak dan perempuan, berjuang untuk pendidikan, memperbanyak lowongan pekerjaan, berpihak pada ekonomi kerakyatan dengan berakrab-akrab ria sama wong cilik".
Banyak sekali kata-kata ajaib yang keluar pada saat kampanye berlangsung, dan semua itu menyapu mata, menguasai telinga, subhanallah indah sekali. Akankah mereka semeriah itu ketika pemilu usai.
Saya adalah tipe orang yang tidak terlalu memusingkan dunia politik, tapi paling tidak saya punya banyak harapan tentang orang yang akan memimpin seluruh rakyat indonesia ini. Tidak harus sempurna, asal bersih hati dan perbuatan, berhati kokoh, cukup pandai, punya visi dan bisa memimpin?
PR buat kita semua.......................................

Selasa, 05 Mei 2009

TETANGGA


Apa sih yang terlintas dalam pikiran kita, ketika kita mengucapkan kata tetangga? siapa sih tetangga itu, penting nggak sih kita bertetangga. Begitu banyak yang terlintas ketika kita mengucapkan kata tetangga. So, saya pikir perlu juga kita membahas apa makna yang terkandung dalam kata "tetangga". kalau boleh jujur saya orang yang ingin selalu simple, jadi nggak kepengen tuh berbasa-basi dengan tetangga.Tapi berhubung saya sudah mandiri alias sudah tidak ikut orangtua lagi, maka berinteraksi sama tetangga mau tidak mau harus saya lakukan.
Mungkin kata yang tepat adalah toleransi, gampang sih di katakan tapi susah untuk di implementasikan. Bener juga sih yang dikatakan kembaran ku "makanya bun nggak usah terlalu ngumpul-ngumpul sama tetangga". Tapi kapan aku ngumpul-ngumpulnya, kalau masuk pagi, pagi-pagi buta aku sudah jalan dan belum tentu tetangga ku dah pada bangun, paling telat sampai rumah jam 7 malam. Boro-boro mikirin tetangga ngejar waktu biar masih bisa ketemu anak aja susah. Jadi kesimpulan dari kata tetangga apa dong? apa aku harus cuek-cuek aja atau pura-pura akrab, tapi ngedumel di belakang. Hm...... ya nggak lah , terlalu naif kedengarannya. Tapi satu yang bisa aku ambil dari kata tetangga, ya mereka adalah "saudara" terdekat aku, dan oleh karna itu siapa pun dia, dari mana asalnya dan bagaimanapun kelakuannya, mereka tetap mengisi dan memberi warna dalam kehidupan keluargaku. Dan yang paling penting mereka telah memberikan pelajaran memaknai kehidupan ini.